Panduan Lengkap Cara Sukses Bisnis Tas Handmade

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Indonesia merupakan salah satu negara terbesar dalam memproduksi produk olahan kulit seperti tas. Menurut data kementerian perindustrian RI, pada tahun 2018 Indonesia berhasil mengekspor produk kulit, alas kaki dan barang jadi kulit sebesar lebih dari USD4,16 milyar.

Negara yang dituju untuk memasarkan produk tersebut adalah negara-negara besar dunia seperti Amerika Serikat, Belgia, Jepang dan Tiongkok. Negara-negara ini merupakan potensi pasar yang penting bagi bisnis tas dan membuktikan bahwa produk tas buatan Indonesia memang dikenal memiliki kualitas yang baik dan laku di pasar lokal maupun dunia. Tidak heran jika banyak bisnis yang bermunculan untuk meraup keuntungan dari industri ini.

Memang, memulai bisnis tas relatif mudah saat ini. Bagi Anda yang tidak mahir untuk membuat tas sendiri namun ingin mengambil kesempatan mengambil potensi pasar industri tas Anda bisa untuk berjualan tas dengan produk dari dalam negeri. Anda tidak perlu untuk berpikir terlampau jauh untuk berbisnis sampai keluar negeri, lakukan saja di dalam negeri karena bisnis tas memang masih menguntungkan di pasar domestik.

Nah, bagi Anda yang sudah punya keinginan maupun niat untuk berbisnis dan berjualan produk tas. Kami memiliki panduan lengkap yang Anda bisa gunakan sebagai panduan untuk menjalankan bisnis tas.

Apa saja langkah yang harus dilakukan untuk berbisnis tas? Berikut langkah-langkahnya.

1. Lakukan riset pasar

Bisnis tas adalah bisnis gaya hidup, sehingga produk tas merupakan produk yang sifatnya adalah tren dan bukan produk yang akan dibeli oleh pasar secara berulang-ulang. Para pembeli tas adalah para pembeli yang umumnya melakukan riset terlebih dahulu, seperti bertanya, melihat produk, bertanya, dan jika perlu mencoba produk tas.

Begitu pula dengan Anda yang memang berniat untuk menjalankan bisnis tas. Bisnis tas juga perlu riset, seperti apa minat pasar apa tren yang sedang berkembang dan apakah pasar benar-benar menyukai produk tas yang Anda tawarkan nantinya.

Untuk membaca minat pasar Anda bisa memulainya dengan melakukan riset dari pesaing. Siapa itu para pesaing bisnis? Mereka adalah bisnis tas yang sudah lebih dahulu ada dan telah menjalankan bisnisnya lebih dahulu dibanding Anda. Melalui bisnis-bisnis jualan tas yang sudah ada, Anda bisa melihat perilaku pembeli, perilaku pebisnis dan juga menyontoh bagaimana cara kerja bisnis tas.

Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dalam riset pasar di pesaing?

Pertama, yang perlu diperhatikan adalah siapa pembeli tas untuk merek atau bisnis tas tersebut. Perhatikan berapa harga tas yang dijual kemudian seperti apa karakter pembelinya. Untuk tas dengan rentang harga Rp100.000 hingga Rp500.000 kira-kira siapa yang membeli. Kemudian untuk tas dengan rentang harga Rp500.000 ke atas siapa yang membeli. Bagitu pula dengan tas dengan harga di bawah Rp100.000 siapa kira-kira pembelinya.

Anda bisa mengetahui semua hal tersebut dengan melihat persaingan. Datangi gerai tas, toko tas, atau butik tas yang Anda bisa temukan di sekitar Anda. Kemudian catat hal-hal menarik yang Anda temukan.

Kedua, perhatikan seperti apa model atau jenis tas yang dibeli. Memperhatikan model tas yang dijual oleh pesaing akan menentukan seperti apa segmen pasar yang dituju sesuai dengan fungsi tasnya. Semisal, toko tas wanita hanya akan menjual tas-tas dengan fungsi dan gaya perempuan. Tas perempuan tentu saja memiliki ciri seperti warna yang menarik, model tas yang cantik dan cocok untuk digunakan di saat-saat tertentu saja.

Berbeda dengan tas laki-laki formal yang umumnya memiliki satu bentuk yang tidak banyak variasi. Warna tas juga umumnya hanya satu warna yakni hitam dengan aksen-aksen minimalis.

Berikutnya, hal penting ketiga yang perlu dicatat adalah apakah ada kekurangan dari produk tas yang ditawarkan. Kekurangan yang dimaksud adalah apakah menurut Anda tas yang ditawarkan oleh pesaing masih kurang memenuhi standar yang Anda inginkan.

Bisa jadi standar itu adalah standar harga, yang artinya harga yang ditawarkan oleh pesaing terlalu tinggi untuk produk tas jenis tertentu. Atau kekurangan lainnya dari segi penjualan yakni ternyata pesaing tidak memberikan pilihan untuk membeli tas melalui internet. Temukan sebanyak mungkin kekurangan yang dimiliki oleh pesaing, sebab nantinya kekurangan ini akan bisa menjadi salah satu nilai tambah dari bisnis tas yang Anda akan mulai.

Temukan masalah, lalu tawarkan solusinya dalam bisnis tas yang akan Anda mulai.

Selain melakukan riset berdasarkan pesaing, Anda juga bisa melakukan riset pasar secara mandiri. Ada banyak panduan dan cara untuk melakukan riset pasar. Salah satu metode yang cukup baik adalah seperti yang dipaparkan oleh Aditya Hadi Pramana di Tech In Asia. Dalam artikel Panduan Riset Pasar tersebut dijelaskan secara lengkap bagaimana cara untuk melakukan riset pasar secara lengkap dan detail.

Lagi-lagi, manfaat dari riset pasar adalah untuk memahami pasar, memahami konsumen untuk menemukan masalah dan kemudian memberikan solusi. Pastikan bisnis tas yang Anda ingin jalankan bisa memberikan solusi untuk para konsumen.

2. Temukan supplier tas

Setelah mendapatkan data-data yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis, langkah selanjutnya adalah tentang bagaimana memiliki produk. Bagi Anda yang memiliki keahlian untuk membuat tas atau menjadi pengrajin tas, tentu Anda tidak perlu khawatir tentang bagaimana memiliki produk.

Sementara bagi Anda yang ingin berbisnis tas namun tidak memiliki produk, hal yang bisa dilakukan adalah dengan mencari supplier atau pemasok tas yang bisa Anda percaya. Mencari pemasok tas yang berkualitas dan dipercaya dengan harga yang terjangkau memang tidak mudah, namun Anda bisa mendapatkannya seiring berjalannya bisnis tas Anda.

Di daerah Jawa Timur, pemasok produk tas yang cukup terkenal banyak ditemukan di kota Sidoarjo. Di kota ini cukup banyak pengrajin tas yang produknya telah dipasarkan hingga ke seluruh Indonesia dan mancanegara. Umumnya para pengrajin tas tersebut berkumpul di daerah Tanggulangin.

Namun tidak menutup kemungkinan Anda bisa menemukan pemasok tas dari daerah lain. Pemasok dari kota Surabaya misalnya, Anda bisa menghubungi kami, Handmadeshoesby yang juga merupakan grosir untuk berbagai macam tas dengan berbagai macam model buatan lokal dengan harga yang terjangkau dan berkualitas ekspor. Atau juga bisa mengambil barang dari Delvation Store yang merupakan grosir untuk produk-produk impor berkualitas yang trendi dan terjangkau. 

Dimana pun Anda menemukan pemasok dan bekerja sama dengan para pengrajin untuk menyuplai produk Anda, pastikan bahwa produk yang diberikan adalah produk yang sesuai dengan standar bisnis Anda. Standar bisnis yang dimaksud tentu saja standar produk yang memenuhi kualitas dari merek atau toko Anda.

Bisa saja Anda tidak membutuhkan produk tas yang premium, namun hanya membutuhkan produk tas yang murah dan menarik secara model. Atau dalam standar bisnis Anda, produk tas yang wajib terpenuhi adalah produk tas berbahan premium dengan model yang menarik dan juga memiliki harga tinggi.

Standar-standar yang beragam tersebut semuanya tergantung dari hasil riset yang Anda temukan pada langkah pertama yakni memahami kebutuhan pasar yang ingin Anda tuju. Pasar yang memiliki kemampuan membeli rendah tentu saja tidak menginginkan harga produk yang terlampau tinggi. Begitu pula sebaliknya, pasar yang memiliki kemampuan membeli tinggi tentu tidak menginginkan produk yang berkualitas rendah.

Setelah menemukan pemasok yang pas, Anda bisa mulai untuk membeli produk dari pemasok tersebut. Pastikan jumlah produk yang Anda beli dari pemasok cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumen atau pelanggan. Tetapi Anda juga harus berhati-hati agar tidak mengalami over stock atau kelebihan stok barang.

Jumlah produk yang dibeli dari pemasok tentu saja akan mempengaruhi langkah selanjutnya yang harus Anda tempuh, yakni menentukan harga jual.

3. Menentukan harga jual produk

Harga jual produk tas bagi penjual eceran seperti Anda biasanya dihitung berasarkan berapa biaya yang dikeluarkan untuk membeli stok. Lalu selanjutnya adalah dengan menambahkan biaya tersebut dengan biaya-biaya lain kemudian ditambahkan dengan selisih keuntungan yang ingin didapatkan dari setiap produk.

Hitung-hitungan tersebut disebut dengan harga pokok produksi atau harga pokok penjualan (hpp). Pastikan nilai hpp tas jualan Anda lebih rendah dari harga jual produk yang dijual. Sebab lewat selisih hpp dengan harga jual, Anda akan bisa mendapatkan laba bisnis. Jika hpp lebih tinggi dari harga jual Anda akan mengalami kerugian, dan kerugian artinya Anda akan kesulitan untuk membeli kembali produk untuk dijual. Jadi perhatikan angka hpp dan juga harga jual.

Namun metode mencari hpp hanyalah salah satu cara untuk menentukan harga jual produk tas yang ingin Anda jual. Sebab masih terdapat berbagai macam cara untuk menentukan harga produk. Beberapa diantaranya seperti yang dijelaskan dalam artikel yang dilansir oleh Paper.id tentang Cara Menentukan Harga Jual Produk.

4. Mulai bisnis tas

Setelah menemukan produk dan membeli produk untuk dijual dan menentukan harga jualnya, selanjutnya adalah bagian yang ditunggu-tunggu yakni menjual produk, ini adalah inti dari bisnis tas yang Anda impikan. Menjual produk adalah aktifitas utama dari bisnis, sehingga Anda harus benar-benar memperhatikan bagian ini jika ingin membangun sebuah bisnis tas yang sukses.

Untuk menjual produk dengan sukses, Anda harus kembali memperhatikan aspek langkah pertama dari bisnis yakni riset pasar yang merpakan bagian dari aktifitas pemasaran.

Di langkah pertama riset pasar, Anda sudah dijelaskan bagaimana caranya untuk menemukan konsumen yang tepat dari prduk yang ingin Anda jual. Kemudian di tahap menjual produk, Anda harus memasarkan dan menjual produk tas yang Anda miliki pada target pasar tersebut.

Hal yang harus diperhatikan dalam menjual produk tas pada target pasar adalah Anda harus benar-benar memahami bagaimana perilaku mereka. Mulai dari gaya hidupnya, bagaimana mereka beraktifitas, bagaimana mereka berinteraksi sosial, dan bagaimana mereka melakukan konsumsi pada produk-produk sehari-harinya. Semua hal tersebut harus diketahui sehingga Anda sebagai pebisnis tas akhirnya mengerti apakah target market yang Anda tuju memang membutuhkan tas yang Anda jual.

Bisnis adalah tentang mendapatkan keuntungan dari pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian masalah, sehingga Anda harus bisa memberikan produk tas yang sesuai dengan kebutuhan dan bisa menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh target pasar.

Setelah memahami perilaku target pasar, Anda harus menawarkan produk tas yang Anda jual di ruang atau di tempat-tempat berkumpulnya target pasar.

Di era digital seperti saat ini, untuk menemukan konsumen atau pembeli tidak harus mengetahui tempat-tempat mana yang sering dilalui orang atau banyak tempat orang berkumpul. Sebab saat ini ruang paling ramai yang banyak dikunjungi oleh orang hingga hari ini adalah internet.

Berdasarkan data pengguna internet di Indonesia pada tahun 2018 saja, jumlahnya sudah mencapai 171,18 Juta jiwa dengan hanya ada sekitar 10 toko online terpopuler di Indonesia. Itu artinya satu situs toko online bisa mendapatkan kunjungan orang sebanyak lebih dari 10 juta per bulannya.

Data internet yang menakjubkan tersebut tentu membuktikan bahwa untuk berbisnis jual beli, lebih baik dilakukan secara online. Dan untuk bisa melakukan jual beli online Anda bisa mencontoh Handmadeshoesby yang sudah melakukannya di pasar online seperti Shopee.

Menentukan marketplace mana yang menjadi tempat Anda berjualan tas menjadi penting karena akan mempengaruhi brand dan perlakuan terhadap konsumen. Bingung memilih marketplace yang cocok? Mungkin Anda bisa mempertimbangkan data kunjungan toko online dan marketplace di Indonesia.

Alternatif lain selain menggunakan marketplace adalah dengan berjualan melalui sosial media. [content idea: cara berjualan di sosial media]. Berjualan di sosial media merupakan salah satu cara yang menarik karena saat ini sosial media juga menjadi tempat berkumpulnya calon-calon konsumen produk tas Anda.

Satu hal yang menarik tentang Indonesia adalah, para warganet dari Indonesia merupakan warganet yang begitu senang bermain sosial media. Sehingga bagi Anda yang ingin berbisnis di sosial media, saat ini adalah momen yang sangat potensial. Jangan sia-siakan kesempatan untuk bisa membangun bisnis lewat sosial media.

Baik memilih antara menggunakan marketplace atau sosial media, Anda harus pahami bahwa keduanya hanyalah alat pemasaran untuk menjual produk tas yang Anda miliki. Sehingga Anda juga harus tetap bisa menawarkan produk tas Anda tanpa kedua alat tersebut jika saja keduanya tidak lagi efektif dan ditinggalkan oleh para penggunanya. Itu sebabnya kemampuan berjualan atau sales harus tetap bisa dilakukan oleh siapapun yang ingin sukses berbisnis tas.

Dalam berbisnis dan berjualan, pastikan Anda bisa dikenal sebagai sosok yang identik dengan produk yang Anda jual. Hal ini disebut pula dengan personal branding yang merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam pemasaran produk.

Bila personal branding Anda sebagai pebisnis tas sudah melekat, para konsumen maupun orang di sekitar Anda akan mengingat Anda sebagai pebisnis tas. Akibatnya mereka akan selalu mencari Anda jika membutuhkan tas ataupun ingin bertanya tentang tas.

Selain membangun personal branding, Anda juga harus bisa membangun reputasi merek dari tas yang Anda jual. Reputasi merek adalah hal yang akan membuat produk Anda bisa dipercaya oleh konsumen. Ketika konsumen ataupun pembeli telah memiliki kepercayaan terhadap reputasi merek, Anda tidak akan lagi kesulitan untuk meyakinkan mereka untuk membeli. Sehingga Anda tidak hanya harus memperhatikan bagaimana Anda berjualan, tetapi juga harus menjaga reputasi produk agar tetap dipercaya sebagai produk yang berkualitas meski terjangkau sebagaimana yang Handmadeshoesby lakukan.

5. Catat setiap aktifitas

Saat penjualan terjadi, itu tandanya Anda telah berhasil untuk berbisnis! Selamat! Namun jangan terlalu bergembira, Anda masih harus untuk melakukan tugas pamungkas yakni melakukan aktifitas akuntansi dan administrasi. Hal ini penting karena bisnis menuntut adanya kerapihan data dan catatan.

Tanpa data dan catatan yang rapi, bisnis akan mengalami kekacauan. Bisnis yang kacau tentu saja akan menghambat aktifitas untuk bisa berjalan dengan baik. Pelajari juga mengapa pencatatan keuangan penting bagi bisnis.

Jika pencatatan itu penting lalu aktifitas akuntansi dan administrasi apa saja yang seharusnya dilakukan dalam bisnis?

Pertama, catat setiap penjualan yang terjadi. Anda harus bisa mencatat penjualan produk tas yang terjadi setiap saat. Berapa jumlah tas yang terjual dan berapa uang yang didapatkan. Hal ini penting untuk mencatat seberapa sehat kondisi keuangan bisnis Anda. Sebab dalam bisnis arus keuangan ibarat nafas yang harus terus terjadi. Harus ada uang yang keluar begitupun uang yang masuk.

Kedua, mencatat administrasi yang terkait dengan bisnis. Caranya adalah dengan mencatat nama pembeli maupun partner bisnis yang bertransaksi dengan Anda. Mencatat pembeli memiliki tujuan untuk memiliki data konsumen yang nantinya bisa digunakan untuk kepentingan bisnis selanjutnya. Sementara mencatat partner bisnis adalah untuk bisa terus menjalin hubungan yang baik dengan pihak-pihak lain yang mendukung aktifitas bisnis.

Data-data yang telah terkumpul tujuannya adalah agar Anda bisa terus menerus merawat komunikasi dan kerjasama bisnis. Sehingga Anda tidak perlu lagi untuk mencari-cari pihak-pihak baru dengan resiko yang lebih besar ataupun biaya yang lebih mahal.

Akuntabilitas bisnis adalah hal yang penting dibutuhkan dengan tujuan yang sangat beragam serta wajib untuk dilakukan. Memang, mencatat aktitifitas bisnis adalah kegiatan yang membosankan, melelahkan, dan tidak mendatangkan uang secara langsung. Namun kerugian untuk tidak mencatat aktifitas bisnis sangatlah besar dibandingkan dengan mencatat aktifitas bisnis secara konsisten dan terus menerus.

Kebiasaan pencatatan juga menjadi pembeda antara bisnis yang tidak berkembang dengan bisnis yang sukses. Usaha kecil menengah yang umumnya dikelola sendiri oleh pemilik bisnis kerap kali tidak memiliki pencatatan yang baik dan rapi sehingga bisnisnya tidak mampu berkembang dan tidak bisa dikembangkan.

Jadi bila Anda ingin menjadi pebisnis tas yang sukses, Anda juga harus menjalankan tugas-tugas administrasi. Ketika bisnis Anda semakin lama semakin berkembang, Anda akan mulai bisa untuk mengalihkan tugas administrasi ini kepada orang lain agar Anda bisa fokus pada tugas bisnis lainnya.

Langkah satu hingga langkah lima di atas merupakan langkah-langkah untuk menjalankan bisnis tas yang sukses. Anda harus melaksanakan prosesnya secara berurutan dan dari langkah pertama hingga langkah kelima. Kemudian melakukan kembali aktifitas yang sama dari tahap pertama dan berakhir di tahap kelima. Ini adalah lingkaran aktifitas bisnis yang tidak boleh ditinggalkan dan diabaikan.

Nah, bila Anda memiliki pertanyaan dan ingin bertanya seputar bisnis tas dengan kami Handmadeshoesby, Anda bisa menghubungi kami di contact center yang kami miliki.

Kira-kira cukup sekian untuk tips dan langkah berbisnis tas. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca dan semoga berhasil dalam bisnis tas yang sudah Anda idam-idamkan.

Subscribe Sekarang

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Post terkait