Melakukan Analisis SWOT Untuk Bisnis Tas

pion-analisis-swot
Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email
Analisis SWOT dipercaya mampu membuat bisnis tetap update dan relevan sehingga tetap kompetitif dalam persaingan. Tapi bagaimana caranya? Berikut adalah penjelasannya.

Berbisnis memerlukan persiapan. Berbisnis membutuhkan strategi yang matang. Itu sebabnya setiap pebisnis harus tahu sumber daya apa yang dimiliki, sebelum melakukan bisnis. Salah satunya adalah sumber daya kemampuan diri yang bisa dianalisis dengan menggunakan analisis strength, weakness, opportunity dan threat atau SWOT.

Analisis SWOT merupakan salah satu analisis yang paling populer digunakan untuk menganalisa kondisi seseorang atau kualitas diri. Dengan analisis ini seseorang akan tahu gambaran diri. Sehingga tahu apa yang bisa dilakukan dan apa yang seharusnya dilakukan. Itu mengapa, dalam memulai bisnis, analisis SWOT juga diperlukan.

Alasan analisis SWOT diperlukan dalam bisnis adalah karena bisnis itu seperti individu yang memiliki kekuatan, kelemahan, kemudian memiliki kesempatan dan juga menghadapi ancaman. Maka, untuk memulai sebuah bisnis seperti bisnis tas harus mampu untuk melakukan analisis SWOT.

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis tas tentu saja tahap ini juga harus dilakukan ketika sedang melakukan riset. Karena dengan melakukan riset yang mendalam bisnis Anda akan bisa membangun sebuah strategi bisnis yang matang dan efektif.

Sebelum melakukan analisis SWOT, mari kita mengenal apa itu analisis SWOT dengan lebih mendalam.

SWOT merupakan akronim dari Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunities (kesempatan) dan Threats (ancaman). Keempat elemen ini adalah yang membangun analisis SWOT agar menjadi alat untuk mengenali kemampuan diri, maupun sebuah bisnis.

Para pakar bisnis dan manajemen dunia telah banyak mendefinisikan analsis SWOT. Philip Kotler misalnya, seorang profesor pemasaran dari Amerika Serikat yang mengatakan bahwa pengertian analisis SWOT adalah evaluasi terhadap semua kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman, yang terdapat pada individu atau organisasi.

Mari kita pahami dahulu keempat elemen yang membentuk analisis SWOT.

Strength (kekuatan)

Kekuatan yang dimaksud dalam analisis ini adalah kekuatan apa yang dimiliki oleh bisnis Anda. Kekuatan apa yang Anda banggakan dari bisnis Anda dibandingkan dengan pesaing.

Kebanyakan orang masih sulit untuk menemukan kekuatan dari bisnis yang mereka jalankan karena mereka sendiri tidak benar-benar memahami bisnis yang digeluti. Jangan sampai Anda juga mengalami kesalahan yang sama. Itu sebabnya Anda bisa mulai menemukan kekuatan bisnis tas Anda dengan menggunakan pertanyaan-pertanyaan seperti:

a. Apa keunggulan bisnis/perusahaan dibanding pesaing?
b. Apa yang membuat bisnis/perusahaan Anda lebih unik dibandingkan lainnya?
c. Apa yang membuat konsumen merasa bisnis/perusahaan Anda terpercaya?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas bisa menjadi panduan bagaimana menemukan kekuatan dalam sebuah bisnis. Pastikan jawaban yang Anda jawab benar-benar menggambarkan situasi perusahaan karena jika tidak maka analisis SWOT hanya akan memberikan hasil yang semu. Jika hasilnya semu maka Anda bisa saja salah dalam mengambil keputusan dalam menjalankan bisnis tas.

Weakness (kelemahan)

Selanjutnya adalah kelemahan. Tidak ada yang sempurna di dunia ini, termasuk bisnis yang Anda jalankan. Model bisnis apapun yang Anda coba dan gunakan pasti memiliki kelemahan. Orang mungkin boleh mengatakan bisnis ini adalah bisnis anti gagal, pasti sukses atau sebagainya. Namun celah-celah kelemahan pasti ada yang akan bisa mengakibatkan kerugian.

Sehingga Anda perlu untuk tetap menjelaskan apa saja kelemahan bisnis yang Anda jalankan. Bagaimana cara menemukan kelemahan? Anda bisa mulai dengan membuat pertanyaan berikut:

a. Apa yang harus ditingkatkan dalam bisnis Anda?
b. Apa saja yang harus dihindari dalam aktifitas bisnis yang Anda miliki?
c. Mengapa performa bisnis menurun?
d. Mengapa konsumen berkomentar negatif terhadap produk/perusahaan?

Pertanyaan-pertanyaan di atas akan menggambarkan bagaimana bisnis Anda berjalan. Hasil dari jawaban pertanyaan tersebut akan menjadi evaluasi-evaluasi yang bisa dijadikan referensi untuk memperbaiki bisnis. Sehingga perbaikan dan perubahan-perubahan dalam perusahaan bisa terjadi tentu dengan tujuan untuk memperoleh hasil bisnis yang lebih baik.

Opportunity (peluang)

Bagian yang ketiga adalah peluang. Bisnis adalah tentang peluang. Dan jika Anda tidak bisa melihat peluang, maka bisnis tas yang Anda miliki bisa jadi terancam tidak mendapatkan pasar yang cukup. Sebab sebelum Anda memulai bisnis, telah ada ribuan bisnis tas yang sama yang sudah memulai terlebih dahulu.

Dengan mengetahui peluang, maka Anda bisa merencanakan apa-apa saja yang bisa diubah atau diatur agar bisnis Anda tidak kalah dengan bisnis serupa lainnya. Itu artinya Anda perlu untuk mengidentifikasi dan menjelaskan keunggulan apa yang dimiliki oleh produk yang Anda miliki. Atau Anda juga bisa menunjukkan diferensiasi apa yang membedakan bisnis Anda dengan bisnis lainnya.

Lalu bagaimana caranya untuk bisa melihat peluang dari bisnis Anda? Coba Anda tanyakan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini pada bisnis tas Anda.

a. Apakah kira-kira ada peluang yang bisa dikembangkan dari bisnis?
b. Apakah ada fitur yang bisa ditambahkan?
c. Bagaimana caranya membuat konsumen menjadi lebih memilih bisnis Anda dari pada bisnis lainnya?
d. Apakah ada ceruk pasar (niche) yang belum terpenuhi yang bisnis Anda bisa penuhi?

Peluang adalah tentang kejelian melihat kesempatan. Sehingga Anda sebagai pemilik bisnis harus terus menerus waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan dan selalu bisa bertindak kreatif untuk merespon setiap peluang yang datang. Jangan sampai Anda melewatkan kesempatan hanya karena Anda tidak bisa mengidentifikasi peluang-peluang bisnis dengan baik.

Threats (ancaman)

Terakhir adalah tentang ancaman. Bisnis jika diibaratkan merupakan sebuah peperangan yang berusaha untuk memenangkan hati konsumen. Tidak heran jika kemudian ada istilah yang mengatakan bahwa “business is a warfare”. Maka Anda sebagai seorang pebisnis tas harus mampu untuk melihat bahwa ada banyak ancaman-ancaman yang muncul untuk mengganggu keberlangsungan bisnis.

Bisnis yang tidak bisa bertahan dari ancaman akan bisa mengalami kolaps dan akhirnya tutup. Pikirkan bagaimana Anda bisa mendapat pemasukan jika bisnis tutup. Pikirkan bagaimana Anda bisa menghidupi pegawai jika bisnis tidak bisa melakukan penjualan akibat ancaman yang terjadi telah melumpuhkan aktifitas bisnis Anda.

Itu mengapa Anda sebagai seorang pemilik bisnis harus bisa mengantisipasi datangnya ancaman sebelum ancaman tersebut datang dan mengobrak-abrik bisnis Anda.

Bagaimana caranya menemukan ancaman? Pada dasarnya ancaman merupakan konsep yang datang dari luar perusahaan, namun tidak menutup kemungkinan ancaman juga bisa datang dari dalam perusahaan. Lebih mudah Anda bisa menggunakan pertanyaan-pertanyaan seperti di bawah ini untuk menemukan apa-apa saja yang menjadi ancaman bagi bisnis tas Anda.

a. Masalah berlarut-larut apa yang sedang dihadapi oleh perusahaan?
b. Adakah faktor eksternal yang bisa mengganggu aktifitas bisnis?
c. Apakah ada perubahan kebijakan yang terjadi? Dan apakah perubahan itu mengancam bisnis Anda?
d. Apa yang dilakukan oleh kompetitor? Apakah tindakan kompetitor mengancam bisnis Anda?

Dengan mengetahui ancaman-ancaman yang dihadapi oleh bisnis Anda kemudian bisa melakukan tindakan dan mengambil keputusan-keputusan taktis maupun strategis. Tanpa mengetahui lawan, Anda tentu tidak akan bisa menghadapi lawan dengan baik. Inilah pentingnya aspek menganalisis ancaman yang bisa menggoyang stabilitas bisnis Anda.

Terlihat bahwa dari definisi-definisi dan penjelasan di atas bahwa analisis SWOT memang melibatkan empat elemen yang kemudian dibagi menjadi dua bagian yakni internal dan eksternal. Elemen kekuatan dan kelemahan merupakan bagian internal, sementara elemen kesempatan dan ancaman merupakan bagian eksternal.

Anda harus memahami bagian mana saja yang merupakan fokus pada internal perusahaan maupun eksternal perusahaan. Dengan memahami perbedaan keduanya, Anda akan bisa mengambil keputusan dengan lebih tepat dan efektif.

Kemudian untuk membuat analisis SWOT menjadi lebih berguna dan tepat untuk bisnis. Kami menyarankan Anda untuk selalu melakukan analisis SWOT setiap semester pada saat bisnis Anda melakukan evaluasi.

Seminimal mungkin Anda perlu melakukan analsisis SWOT setiap tahun sehingga analisis-analisis yang Anda lakukan tetap relevan dan bisa menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan. Dengan analisis SWOT Anda bisa terus mengawasi apakah bisnis Anda tetap kompetitif atau tidak.

Sebagai referensi, bentuk analisis SWOT adalah sebagai berikut:

Anda bisa sontek contoh SWOT ini untuk disesuaikan dengan bisnis tas yang Anda jalankan. Pastikan Anda tidak hanya menganalisis tetapi juga menjalankan eksekusi sesuai dengan hasil analisis SWOT yang Anda lakukan. Semoga bermanfaat. Salam sukses bersama Handmadeshoesby.

Jika ingin bertanya-tanya seputar bisnis tas yang sukses Anda juga bisa menghubungi kami melalui customer care 081233683991

Subscribe Sekarang

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email

Post terkait